You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sesepan
Desa Sesepan

Kec. Balapulang, Kab. Tegal, Provinsi Jawa Tengah

Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah Laksanakan Pembinaan Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sumber Daya Air Berbasis Gender di Desa Sesepan

Administrator 21 Juli 2026 Dibaca 10 Kali
Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah Laksanakan Pembinaan Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sumber Daya Air Berbasis Gender di Desa Sesepan

Sesepan, Balapulang – Pemerintah Desa Sesepan menerima kunjungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah dalam rangka pelaksanaan kegiatan Pembinaan Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sumber Daya Air Berbasis Gender Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga dan mengelola sumber daya air secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan peran laki-laki maupun perempuan.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Sesepan ini dihadiri oleh perwakilan Kepala Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, Ketua TP PKK Kabupaten Tegal, perwakilan Kecamatan Balapulang, perangkat Desa Sesepan, anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), tokoh-tokoh tani, serta berbagai unsur masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengelolaan sumber daya air dan pembangunan sektor pertanian.

Dalam sambutannya, perwakilan Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa sumber daya air merupakan salah satu aset penting yang harus dijaga keberlanjutannya. Air tidak hanya menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga menjadi faktor utama dalam mendukung sektor pertanian, peternakan, serta berbagai kegiatan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya air tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.

Melalui kegiatan pembinaan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya air yang dilakukan secara terpadu, efektif, dan berkelanjutan. Selain itu, pendekatan berbasis gender juga menjadi salah satu materi utama yang disampaikan. Konsep ini menekankan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan, hak, serta tanggung jawab yang sama dalam proses perencanaan, pemanfaatan, pemeliharaan, hingga pengawasan sumber daya air di lingkungan masing-masing.

Ketua TP PKK Kabupaten Tegal dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa kaum perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga lingkungan dan pemanfaatan air di tingkat keluarga maupun masyarakat. Melalui organisasi PKK dan Kelompok Wanita Tani, diharapkan semakin banyak perempuan yang terlibat aktif dalam berbagai program pelestarian lingkungan, pengelolaan irigasi, serta pemanfaatan air yang bijaksana guna mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Peserta yang terdiri dari perangkat desa, Kelompok Wanita Tani, serta tokoh-tokoh tani mengikuti kegiatan dengan antusias. Selain menerima materi pembinaan, peserta juga berdiskusi mengenai berbagai kondisi pengelolaan sumber daya air di wilayah Desa Sesepan, tantangan yang dihadapi para petani, serta pentingnya menjaga saluran irigasi, daerah resapan air, dan kelestarian lingkungan sebagai upaya menghadapi perubahan iklim dan menjaga produktivitas pertanian.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sumber daya air merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara pemerintah, pemerintah desa, kelompok tani, Kelompok Wanita Tani, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengelolaan air yang lebih baik, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Pemerintah Desa Sesepan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah atas terselenggaranya kegiatan pembinaan ini. Kehadiran tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah beserta Ketua TP PKK Kabupaten Tegal menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat.

Melalui pembinaan ini, Pemerintah Desa Sesepan berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan pemahaman yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sumber daya air berbasis gender, diharapkan Desa Sesepan mampu mewujudkan lingkungan yang lebih lestari, sektor pertanian yang semakin produktif, serta pembangunan desa yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image